ArtikelNews

Kompak, Sebanyak 38 PTKIS Hadiri Kegiatan Klinik dan FGD tentang Neo Feeder dan Aplikasi Pendukung

0
Kemenag (Situbondo) – Dalam rangka penguatan pelaporan PDDIKTI Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di wilayah Cluster Tapal Kuda yang berada di bawah naungan Kopertais wilayah Jawa Timur, sebanyak 38 operator PTKI (Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember, Lumajang, Probolinggo dan Pasuruan) menghadiri kegiatan klinik dan FGD (Focus Group Discussion)  tentang Neo Feeder, Ahad, (24/7/2022).
“Alhamdulillah, Kegiatan ini berjalan dengan lancar, berkat keinginan teman-teman untuk kumpul sesama operator pasca Covid-19 dan juga didukung oleh beberapa pihak”, ungkap Adi Susanto, M.Sos operator STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo sebagai panitia lokal pada acara tersebut.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, Sabtu-Ahad (23-24/07/22) yang bertempat di STAI Ahmad Sibawayhie Situbondo.
“Acaranya berjalan ontime (tepat waktu) sesuai dengan rundown, ini sangat bermanfaat sekali bagi kami sebagai operator”, jelas Azy Athoillah, salah satu operator STAI Darul Ulum Banyuwangi.
Narasumber yang turut dihadirkan adalah operator dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Metode penyampaiannya sangat mudah dimengerti oleh peserta klinik. Ada teori terkait dasar hukum dan alur pelaporan, serta praktik dan penyelesaian masalah.“Tak tanggung-tanggung kami menghadirkan narasumber yang memang kompeten dalam masalah Neo Feeder, yaitu Mas Iwan Pribadi sapaan akrab di channel youtubenya”. Ujar Fitriyah, M.AP operator STIT Muhammadiyah Bangil, sebagai ketua Koordinator Operator Cluster Tapal Kuda.
Pada kesempatan itu juga, kegiatan sharing sesama operator tidak hanya dalam ruangan, tapi dilaksanakan pada waktu istirahat dan jam malam setelah acara sesi pertama dan sesi malam.  Peserta mengaku bahwa pada waktu-waktu tersebut juga dimanfaatkan untuk mencari solusi yang menjadi kendala pada pelaporan. Kendala terjadi dengan banyak faktor. Bisa cara instalasinya atau perangkat pendukungnya. “Nah, hal ini kita bisa langsung eksekusi di kegiatan ini”. Ujar Mas Kamel, Operator IAI Syarifuddin Lumajang.
Diakhir acara ditutup dengan diskusi untuk meningkatkan kesolidan antar operator. Hal ini langsung dipimpin oleh Abdul Fatah, Lc.,M.E., (Gus Fatah),  ketua STAI Ahmad Sibawayhie Situbondo. Setelah acara tersebut, peserta Klinik juga diajak untuk menikmati keindahan Wisata Situbondo yang terkenal dengan Kabupaten yang memiliki pantai terpanjang. (Edo)

Comments

Comments are closed.